Komentar Mantan Liverpool Usai Gagal Jadi Juara Liga Inggris

Komentar Mantan Liverpool Usai Gagal Jadi Juara Liga Inggris

Kegagalan Liverpool menjadi juara Liga Primer Inggris musim ini tentu mendatangkan kekecewaan bagi banyak pihak, terutama para penggemarnya. Tidak terkecuali terhadap John Barnes. Sebagai salah satu mantan pemain Liverpool, Barnes mengaku kecewa dengan hasil tersebut.

Liverpool gagal finish di posisi teratas karena kalah satu poin dari sang juara, Manchester City. Raihan 97 poin belum mampu mengantar Mohamed Salah dan kawan-kawan menjadi juara. Meski kecewa, Barnes mengaku para pemain Liverpool sudah berjuang maksimal.

“Ini penghiburan, sebab di musim-musim lainnya kami bisa saja jadi juara, tentu saja tidak ketika Man City meraih 100 poin tahun lalu,” beber Barnes.

Lebih lanjut Barnes mengatakan Liverpool tetap boleh berbangga dengan hasil musim ini. Mereka dinilai sudah berjuang dengan sepenuh tenaga hingga finish di peringkat kedua dengan kepala tegak. Konsistensi yang ditunjukkan Jordan Henderson dan kawan-kawan patut diapresiasi.

“Hanya kalah satu kali, mendapatkan 97 poin, tetapi finis di peringkat kedua jelas mengecewakan. Namun, jika anda melihat konsistensi yang mereka tunjukkan di setiap pertandingan, ini musim yang fantastis,” sambungnya.

Barnes mengaku lawan yang dihadapi memang tangguh. Ia mengakui Manchester Biru sebagai tim kuat, bahkan menjadi salah satu tim terbaik dalam sejarah Liga Inggris. Selain memiliki skuad mumpuni yang diisi para pemain bintang, klub yang berbasis di kota Manchester itu ditangani pelatih sukses dan bertangan dingin, Pep Guardiola. Musim lalu City bahkan mampu meraih 100 poin.

“Sayangnya, kami melawan salah satu tim terbaik dalam sejarah Premier League, Manchester City. Namun, jika anda melihat rival-rival kami, yang finis di peringkat ketiga, keempat, dan kelima, mereka tertinggal 20 poin,” lanjut Barnes.

Di atas segalanya, Barnes menilai skuad Liverpool terus berkembang dari waktu ke waktu. Bisa bersaing dengan Manchester City hingga akhir musim merupakan sebuah pencapaian tersendiri.

“Itu membuktikan betapa besarnya perkembangan Liverpool, itu membuktikan betapa bagusnya pekerjaan para pemain, dan kami tidak bisa meminta lebih dari itu,” pungkasnya.

Meski gagal menjadi juara Liga Inggris musim ini, Liverpool masih berpeluang menjadi jawara Eropa. Mereka sukses melangkah ke partai final dengan menggusur favorit juara, Barcelona dengan agregat 4-3. Di partai final mereka akan menantang sesama wakil Liga Inggris, Tottenham Hotspur. Pertandingan tersebut akan digelar di markas Atletico Madrid, Stadion Wanda Metropolitano pada Sabtu, 1 Juni 2019 waktu setempat atau Minggu dini hari WIB.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *