Leganes, Hasil Kerja Keras President Klub Sepakbola Wanita Pertama

Leganes, Hasil Kerja Keras President Klub Sepakbola Wanita Pertama

Perjalanan Leganes di di Copa del Rey terhenti di babak semifinal. Mereka kalah saat menghadapi Sevilla dengan agregat gol 4-1. Meskipun begitu, tim kecil dari kota Madrid tersebut patut berbangga diri dengan catatan yang bersejarah, salah satu orang yang paling bangga dengan perjalanan Leganes pada 2 musim ini ialah Maria Victoria Pavon.

Saat Leganes menghentikan laju Real Madrid di babak perempat final dengan kemenangan 1-2 di Santiago Bernabeu, Pavon lantas menjadi sorotan. Kemenangan itu tak hanya mengangkat derajat Leganes. Kekalahan Madrid dari kesebelasan yang dipimpin seorang wanita tentunya jadi tamparan tersendiri pada wajah indah Real, sebab selama ini Madrid belum mempunyai skuat sepakbola wanita.

Pavon saat ini merupakan wanita satu-satunya yang menjadi presiden tim di kasta tertinggi Spanyol. Dia juga menjadi perwakilan dari wanita pertama yang menjadi pemimpin kesebelasan sepakbola di Spanyol.

Maka, Pavon kerap mendapat julukan ‘ibunda Leganes’. Karirnya di dunia sepakbola dimulai 1 dekade silam. Bersama Felipe Moreno yang menjadi suaminya, mereka pun mengambil alih Leganes pada Desember 2008 silam.

Kala itu, Leganes tengah tenggelam pada krisis dinansial yang kemudian mengguncan mereka. Semenjak Pavon dan Moreno mengambil alih, segalanya langsung berubah. 10 tahun berlalu, nama tim yang bermarkas di Butarque Stadium tersebut terdengar ke penjuru Spanyol, atau bahkan di Eropa.

Selama menjadi pemimpin Leganes untuk keluar dari masa-masa buruk, tak berarti tidak ada rintangan yang menghadang. Dengan kerugian nyaris 1 juta euro, Leganes hampir tertelan menuju jurang degradasi (saat itu Leganes bermain di Segunda B). Tapi dengan kesabaran yang tiada hentinya, Pavon dan Moreno menuntun publik Leganes keluar dari masa-masa kelam dan pperlahan namun pasti menapaki kasta tertinggi.

Karena Moreno sibuk menjalani bisnis, Pavon terbiasa melakukan pekerjaannya sendiri. Posisinya juga pernah digantikan Moreno saat menerima perwakilan dari Federasi Sepakbola Arab Saudi yang mengantarkan rombongan pemain untuk bertanding di ajang La Liga.

Meskipun tidak ada pernyataan resminya, banyak media mengabarkann kalau Pavon ingin terus menjaga respect kepada petinggi Arab Saudi itu. Tapi, lagi-lagi Pavon tidak luput dari pemberitaan banyak media.

“Banyak yang menyatakan, bila anda wanita, anda wajib membuktikan diri bahwa anda bukanlah sekedar penghias atau pelengkap. Anda juga harus bekerja lebih keras,” ujar Pavon seperti dilansir laman resmi FIFA.

“Sepakbola telah menjadi olahraga pria dari dulu sampai sekarang. Dan hal itu tak akan berubah dalam satu malam saja. Tapi, kini sudah ada banyak sekali wanita di atas lapangan sepakbola ketimbang sebelumnya.”

Victoria Pavon merupakan gambaran sepak terjang seorang wanita dalam dunia sepakbola. Menembus babak semi-final Copa del Rey serta ada di papan tengah klasemen La Liga musim ini boleh jadi awal kejutan Leganes berikutnya.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *