Arthur Bonai dan Harapanya Bersama Persija

Arthur Bonai dan Harapanya Bersama Persija

Fans Perseru Serui harus bersedih lantaran ditinggalkan oleh gelandang ssekaligus kapten tim, Arthur Bonai. Sebaliknya, para suporter Persija menyambut gembira kehadiran Arthur jelang Liga 1 Indonesia musim ini. tapi, dengan catatan pemain tersebut bisa menjaga level penampilannya dengan tim barunya tersebut.

“Saya ingin bermain dengan Persija sebab saya begitu ingin masuk kedalam tim nasional Indonesia. Jika bermain dengan Perseru, saya jarang sekali terpantau oleh timnas dan juga media. Oleh karena itu, saya lebih memilih Persija agar peluang masuk tim nasional lebih terbuka,” ungkap Arthur seperti dikutip Goal Indonesia.

Pemain berumur 26 tahun itu sebetulnya sudah mendapat panggilan untuk membela timnas Indonesia pada tahun 2016. Tapi, kala itu dia tak diturunkan oleh pelatih Alfred Riedl kedalam skuat yang dikirim ke kompetisi AFF Cup. Arthur tak langsung patah arang, dia tetap tampil impresif bersama Perseru di ajang Torabika Soccer Campionship 2016 serta Liga 1 2017 lalu.

Perjuangan Arthur bersama tim dari Kepulauan Yapen tersebut kerap kali luput dari media. Apalagi, Arthur merupakan inspirator utama lolosnya Perseru dari jeratan degradasi pada musim kompetisi 2017. Selain itu juga, beberapa masalah mendasar tidak menghentikan kontribusi Arthur untuk warga Serui.

Meskipun berlaga tanpa adanya stadion  yang layak serta kerap menempuh perjalanan yang jauh, Arthur jadi pemain kunci pada setiap pertandingan bersama Ryutaro Karube dan Silvio Escobar.

Pada ajang Liga 1 2017 kemarin, Arthur tampil sebanyak 22 kali serta menciptakan 5 gol. Catatan yang cukup apik itu membuat Macan Kemayoran tertarik untuk merekrutnya guna menyambut Liga 1 2018. Tapi, tantangan baru menunggu Arthur di Persija sebab dia akan bersaing dengan 2 playmaker lainnya, yakni Fitra Ridwan dan Ramdani Lestaluhu.

Nampaknya Arthur telah siap untuk menghadapi perebutan posisi itu. Bahkan dia sangat antusias menyambut musim kompetisi baru dengan Persija. Dia mengatakan kalau dirinya sangat kagum dengan atmosfer dari fans Persija saat Perseru menghadapi Persija di Stadion Patriot Chandrabhaga di musim lalu.

“Persija merupakan klub besar serta kempunyai pemain kualitas atas. Saya sangat ingin belajar dari para senior sehingga kedepannya saya bisa mendapatkan banyak ilmu tambahan disini. Setelah iu, saya juga berharap untuk bisa pulang ke Papua serta mengaplikasikan ilmu ini untuk dapat membina bakat-bakat disana untuk masa depan,”  imbuh Arthur.

Pada beberapa pertandingan pra musim, Arthur dirumorkan belum fit 100% sehingga dia rela duduk di atas bangku cadangan. Dia hanya bermain satu kali menghadapi Ratchaburi di kompetisi Boost Sportfix (Malaysia) serta tampil menjadi pemain pengganti di pertandingan Piala Presiden musim ini melawan Borneo FC.

Tapi, bila sukses menduplikasi penampilan apik bersama Perseru di musim lalu ke Persija, kita bakal kerap melihatnya di Liga 1 Indonesia 2018.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *