Manchester City Resmi Menjadi Juara Pertengahan Musim

Manchester City Resmi Menjadi Juara Pertengahan Musim

Sang jawara paruh musim di Liga Primer Inggris 2017/18 mungkin telah diketahui semenjak jauh-jauh hari. Terlihat perbedaan poin yang lumayan jauh dari para rival-rival mereka membuat Manchester City terlihat sangat nyaman bertengger di pucuk klasemen sementara.

Selain dari perbedaan poin yang bisa dibilang sangat jauh, kemenangan secara berturut-turut yang masih tetap bertahan sampai sekarang ini, kemudian ditambah juga belum pernah menelan kekalahan saat menghadapo klub mana pun membuat perjalanan di musim ini menjadi musim yang sangat spesial untuk tim yang berjuluk The Cityzen tersebut, dan yang pasti pelatih berkepala plontos, Pep Guardiola. Satu klub yang baru mendapatkan peluang untuk bisa menjegal City ialah Newcastle United.

Ini merupakan pertama kali Rafael Benitez menghadapi skuat racikan Guardiola pada musim 2017/18. Pada pertandingan yang bertajuk Boxing Day itu, Newcastle tentunya sangat mencari peruntungan guna menang atas tamunya tersebut. Apa pun dapat terjadi di pertandingan Boxing Day. Akan tetapi,  City masih terlihat terlalu tangguh walau tahun telah berganti.

Sebiji gol yang diciptakan oleh Raheem Sterling yang dikreasikan lewat Kevin de Bruyne pada babak pertama sudah cukup membuat mereka menang di markas tim yang berjuluk The Magpies tersebut.

Lini belakang kokoh yang diperlihatkan tim arahan Benitez itu sempat membuat para pemain tim tamu terlihat frustasi sebelum gol dari Sterling tercipta. Tandukan Sergio Aguero masih dapat dihalau oleh penjaga gawang Rob Elliot, dan juga dengan tembakannya yang hanya mengenai mistar gawang. Walau terus tampil dengan terus menyerang pada babak kedua, City tak mampu menambah skor. Hasil akhir 0-1 untuk kemenangan City tetap bertahan sampai wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir.

Tambahan 3 poin yang kembali di peroleh City membuat mereka resmi menjadi jawara paruh musim kompetisi Liga Primer Inggris 2017/18. Mereka juga berjarak 15 angka dengan peringkat kedua (Manchester United) yang hanya mampu bermain imbang dengsn skor 2-2 saat melawan Burnley di Old Trafford.

Bola memang bundar, serta apa pun dapat terjadi di sepakbola. Walau demikian jarak 15 angka (serta lebih untuk yang lain) itu tentunya dinilai sulit dikejar.

Klub yang jadi jawara paruh musim memang juga belum pasti menjajdi juara akhir musim. Melihat sejarah, beberapa klub yang jadi jawara paruh musim akhirnya gagal mendapatkan gelar juara Liga Inggris di akhir musim.

Lihat saja Liverpool yang pernah 2 kali memberikan harapan palsu pada suporternya pada tahun-tahun sebelumnya. Yang teranyar mungkin saja Arsenal pada musim 2015/16. Jelang akhir tahun, Arsenal berhasil memuncaki daftar klasemen, dengan menggeser Leicester City yang pada akhir musim sukses menjadi jawara. Atau yang lebih parah lagi, Aston Villa pada musim 1998/99 yang berakhir di posisi ke 6.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *