Tottenham memang semakin berkembang, Tapi …

Tottenham memang semakin berkembang, Tapi …

Semenjak Tottenham Hotspurs dilatih Mauricio Pochettino, mereka semakin berkembang menjadi tim yang lebih bagus daripada sebelumnya. Fenomena saat mereka sukses menang atas Real Madrid tentunya tak pernah dibayangkan di beberapa musim sebelumnya.

Ada yang memprediksi bahwa tak lama lagi, Spurs akan memperoleh major trophies yang sesuai dengan perkembangan besar yang telah mereka perlihatkan selama 2 hingga 3 musim ini.

Walau begitu, masih ada sejumlah hal yang harus segera dibenahi oleh Spurs jika mereka masih ingin terbang ke level lebih tinggi. Salah satu yang wajib mereka perbaiki ialah penyikapan pemain Spurs saat menghadapi laga-laga besar.

Istilah mabuk atau “hangover” dipakai John Crace dari Sky Sports tentang apa yang dapat terjadi pada Tottenham. Para pemain mereka bisa sangat terlena selepas berhasil memenangkan laga besar. Terlebih lagi, lawan yang sukses mereka kalahkan ialah tim sebesar Real Madrid. Biasanya hal ini bakal berpengaruh terhadap kepercayaan diri para pemain yang berlebihan. Sehingga selepas menang di pertandingan besar, sebuah kesebelasan bisa saja kalah dari tim kroco.

Apalagi kestabilan merupakan cara untuk dapat terus berkembang serta ada di level tertinggi. Contoh ialah Manchester United di era Sir Alex Ferguson. Bahkan United dapat terus memenangkan pertandingan walau memainkan laga yang benar-benar sangat buruk. Hal itu sebenarnya ditempa dengan banyak hal. Contohnya ialah penyikapan dari pemain saat tengah menghadapi sebuah momen-momen penting, baik yang terucap atau tidak.

Yang teranyar ialah bagaimana seorang Dele Alli terlibat adu mulut dengan pemain United, Ashley Young di ajang Liga Inggris 2017/18. Sikap Alli boleh dibilang terlalu reaksional mengenai kejadian yang melibatkannya dengan Young. Terlihat keren memang saat Alli secara langsung maju menghadapi Young.

Tapi masalahnya, Young sangat berpengalaman menghadapi banyak laga. Jadi psywar yang dilakukan oleh Alli kemudian kurang tepat sasaran. Young bahkan mengucapkan suatu hal yang selanjutnya malah mempengaruhi permainan Alli.

Kejadian tersebut mengingatkan lagi pertandingan sengit yang terjadi pada 2 musim lalu saat Spurs melawan Chelsea. Mereka wajib memenangkan laga untuk dapat menggagalkan usaha Leicester City untuk merengkuh gelar. Tapi pemain Spurs masih belum dapat mengendalikan diri, sehingga kemudian mereka lebih banyak terlibat friksi di atas lapangan daripada fokus memenangkan laga.

Spurs jelas mempunyai potensi besar untuk mencapai level lebih tinggi daripada saat ini. perkembangan tak selaluu tentang kemampuan bermaun ataupun beberapa hal yang memiliki sifat teknis diatas lapangan.

Tentang mental dan penyikapan dari pemain juga harus diperhatikan sedetail mungkin. Sebab jika tak segera ditangani dengan cepat dan tepat, maka Spurs bisa berakhir seperti tetangganya, Arsenal, yang bermain apik tapi tak pernah menggapai hasil yang benar-benar memuaskan.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *